Lokasi

Jl. Sunan Bonang No.1, Sumber

Telepon

(0231) 32150

nilai budaya

nilai Budaya Kabupaten Cirebon

Semua daerah di Indonesia memang memiliki banyak sekali ciri khas kebudayaan yang mana merupakan salah satu sisi kekayaan yang ada pada daerah tersebut. Seperti halnya Cirebon yang merupakan salah satu daerah di Jawa Barat dan juga daerah yang kaya akan kebudayaannya yang sudah sangat terkenal dan turun temurun dilestarikan hingga saat ini. Kebudayaan asli Cirebon ini, memiliki banyak sekali jenisnya.

Kebanyakan merupakan berjenis tarian atau bahkan karya seni yang menarik untuk dilihat dan dinikmati. Mengenal kearifan kebudayaan asli Cirebon ini, tentu saja akan membuat kita mengerti bahwa Cirebon juga memiliki daya tariknya sendiri dalam hal kesenian dan juga kebudayaan yang tidak kalah menariknya dari daerah lainnya. Dan berikut ini adalah beberapa kebudayaan asli Cirebon yang bisa kita ketahui.

Kegiatan berkebudayaan dapat berupa tarian maupun hasil karya seni, yang menarik untuk di perhatikan serta dapat dirasakan sebagai sebuah kenikmatan. Kabupaten Cirebon memiliki beragam budaya yang beragam, serta memiliki ke khasan budaya dan ciri khas di setiap daerahnya. Beberapa kebudayaan cirebon yang dapat terangkum diantaranya

Tari topeng

Tarian ini memiliki sisi historis dimana dulunya digunakan sebagai alat untuk diplomasi ketika Kerajaan Cirebon berperang dengan kerajaan Karawang. Dulunya Sunan Gunung Jati sebagai Sultan Cirebon kewalahan menandingi kesaktian pangeran Welang, dengan menciptakan tarian topeng sebagai salah satu cara diplomasi, akhirnya pangeran Welang jatuh cinta dengan si penari, dan menyerah, serta berjanji menjadi pengikut setia Sunan Gunung Jati. Biasanya si penari topeng ini akan berganti topeng sesuai dengan karakter yang dimainkan dalam cerita yang dibawakannya.

sintren

Pertunjukan kesenian yang satu ini, memang diwarnai dengan sisi magis, karena si penari akan diikat dari leher hingga ujung kaki, kemudian dikurung didalam kurungan ayam yang besar yang telah di tutupi, sesaat si penari tadi sudah berubah dengan pakaian khas penari sintren lengkap dengan kacamata hitamnya, dan dengan iringan gamelan, penari yang kerasukan ini, menari, hingga pertunjukan selesai. Kesenian sintren saat ini memang jarang dimainkan, namun ada juga beberapa grup sintren yang sekarang masih tetap eksis di Cirebon.

kesenian gambyung

Kesenian gambyung merupakan salah satu kesenian peninggalan para wali yang ada di Cirebon, dimana merupakan salah satu bentuk dari pengembangan kesenian terbang yang digunakan oleh para wali untuk menyebarkan agama islam. Kesenian ini, kerap digunakan pada saat upacara – upacara adat dan juga acara keagamaan seperti maulid, Rajaban, ataupun Syuro. Selain itu, pada saat ini kesenian Gembyung seiring dengan perkembangan waktu dan zaman sudah dikombinasika dengan seni tari jaipongan serta tarling.

angklung bungko dan genjring rudat

Kesenian angklung bungko, merupakan salah satu kebudayaan asli Cirebon yang dipentaskan pada acara – acara adat, seperti nadran, ngunjung buyut, dll. Dalam pertunjukan angklung bungko ini, penari akan mementaskan urutan – urutan tarian mulai dari tari panji, benteleye, bebek ngoyot, ayam alas, dll. Selain itu, alat musik yang kerap digunakan pada kesenian tradisional ini antara lain berupa gendang, tutukan, klenong dan gong.

.

Kesenian genjring rudat pada awalnya merupakan salah satu jenis kesenian yang berkembang di pesantren yang ada di Cirebon, kemudian seiring berkembangnya zaman, kesenian ini menjadi salah satu awal dari tumbuhnya semangat perjuangan untuk melawan penjajah belanda, yang di pimpin oleh Kesultanan Kanoman Cirebon. Alat musik yang kerap digunakan pada kesenian ini adalah genjring, terbang dan juga bedug, dengan melantunkan puji – pujian yang mengagungkan asma Allah serta Rasul-Nya.